Minggu, Mei 15, 2011

kewajiban dan hak

kewajiban dan hak

Friday, May 4th, 2007

bertanya kembali aku. aku tanya tentang kewajiban dan hak.

kewajiban ada pada tiap kita sebagai manusia.

kewajiban pula yang mengharuskan kita bertanggung jawab atasnya.

kita wajib tunduk dan patuh atas aturan-Nya.

karena kita pasti diminta pertanggungjawabannya kelak.

kita wajib bersujud dan menyembah hanya pada-Nya.

karena pasti ada hukuman jika kita ingkar dan tidak patuh.

kita hanya akan mendapat "imbalan" surga jika kita dapat melaksanakan semua kewajiban kita.

ingat! hanya imbalan.

bisahkah kita menuntut hak kita?

ataukah kita yang seharusnya hanya taat mengikuti aturan-Nya?

sulitkah itu?

atau, kita harus protes kepada-Nya tentang aturan yang dibuat-Nya?demo?

halah! gak usah neko-neko. lha kita ini apa dihadapan-Nya???

lha wong kalo kita tanya, dan Dia mau menjawab kuping kita tuh gak akan mampu mendengar jawaban-Nya. Nabi aja dengar perintah-Nya gak langsung, melalui malaikat Jibril. lha kok kita malah sok-sokan pengen Dia yang jawab. Ampuhe kita tu sepiro to? Mbok nyadar! Ato kita sudah benar-benar lupa dan gak sadar lagi pada kodrat kita?

menurutku seh kita ga perlu protes-protes dulu atas segala aturan-Nya, segala kejadian yang terjadi karena itu semua sudah pada kodrat-Nya dan percayah pada manajemen terbaik-Nya. Tidak ada manajemen yang lebih baik dari aturan Dia. ya itu tadi, intinya adalah kepatuhan dan ketaatan kita, bukan Dia. lha wong dia itu yang paling konsisten kok, masa’ disuruh seenaknya ngrubah peraturan yang diabuat. Emang dia DPR yang gampang disuap untuk ngrubah aturan? lha Dia tuh sebenarnya ga butuh apa-apa dari kita, wong Dia punya segalanya. ya gak? mikir ra?

pesanku pada diriku dan kamu yang lagi baca ini. "jangan berisik! jangan protas-protes!" dan "lakukan dulu perintah-Nya, ga usah nuntut apa-apa. ikhlas aja."

pilihan ada di tangan kita masing-masing, milih patuh atau neraka?

maturnuwun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar