bicara pada siang
July 23rd, 2010 by ridhosintotiada lagi yang harus tertulis di sini
aku tahu kamu di sana menungguku
seikat maaf yang kau genggam untukku
sesejuk embun di pagi hari/
apa artiku?
aku masih saja bertanya tanpa mau mendengar jawab
sepertinya aku tuli atau hatiku yang bebal
bukankah bahagia itu untuk berbagi
lalu derita kusimpan sendiri
atau ada hukum lainnya?
kau pun tak pernah bicara dalam ruang ini
semua kau simpan dalam diam
dengan prasangka-prasangkamu/
ketika sabarku menghilang
jawabmu datang
oh, aku memang bukan kamu
tak berhak pula mendiktemu
sepertinya memang
hatiku batu seperti kau bilang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar