hidup baru di pulau bali
bersamamu dan secangkir kopi
.
saat hujan rintik basuh bumi
kala mentari terbit di pagi hari
ada kamu menemani di sisi
.
lembut belaianmu mengalahkan dingin
yang menghujam ke dalam daging
.
sapaan hangatmu di balik pintu
menghapus peluh dan pilu
.
aku membayangkan waktu itu
saat hijrahku dimulai, hidup baru
denganmu,
istriku.
.
mardaris dan hijrah ke bali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar