la..la..la..la..
August 5th, 2010 by ridhosintosaat rasamu berkecamuk
aku memohon izin untuk bersalah
membawa duka dalam balutan tawa
terbuai lamunmu oleh kata-kata puitis
.
kini kau bilang aku menarik ulur hatimu
sedangkan aku tak mengenalmu sungguh
atau mungkin tali hatimu yang kau biarkan terurai
melilit-lilit suasana sepi yang kau ciptakan sendiri
.
ini tempat kesepian, dimana kutambatkan semua gaduh
dalam dunia percintaan dunia fana yang membara membakar dada
jika akhirnya kau menemukanku di sini, itu bukan salahmu bukan salahku
persembunyian diri ini sudah tiada sepi, tergusur oleh penikmat seni kata-kata
.
pengelana malam menulis siang tanpa pernah menikmati sinaran mentari pagi, mardaris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar