Rabu, Mei 11, 2011

la..la..la..la..

la..la..la..la..

August 5th, 2010 by ridhosinto

saat rasamu berkecamuk

aku memohon izin untuk bersalah

membawa duka dalam balutan tawa

terbuai lamunmu oleh kata-kata puitis

.

kini kau bilang aku menarik ulur hatimu

sedangkan aku tak mengenalmu sungguh

atau mungkin tali hatimu yang kau biarkan terurai

melilit-lilit suasana sepi yang kau ciptakan sendiri

.

ini tempat kesepian, dimana kutambatkan semua gaduh

dalam dunia percintaan dunia fana yang membara membakar dada

jika akhirnya kau menemukanku di sini, itu bukan salahmu bukan salahku

persembunyian diri ini sudah tiada sepi, tergusur oleh penikmat seni kata-kata

.

pengelana malam menulis siang tanpa pernah menikmati sinaran mentari pagi, mardaris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar