Rabu, Mei 11, 2011

amanah

amanah

August 4th, 2010 by ridhosinto

mereka bilang itu hal paling berat

aku pun setuju

satu, saat kau menjadi anak ibu ayahmu

dua, saat kau mengikrarkan sebagai seorang yang lurus

tiga, empat, lima, enam dan hitungan selanjutnya

hingga akhirnya sebentar lagi

saat toga mulai membuat gerah badan

ada nama baru dalam namaku setelahnya

heranku, semua kawanku akan bergembira

tertawa menertawakan bangku kuliah

tertawa mengira kerja adalah hal yang indah

dan aku, kamu tahu apa?

tertawa menertawakan tawa mereka

dan aku, bersedih

bertambah satu amanahku

satu dari sekian juta orang itu adalah aku

satu dari dahulu yang kursinya aku ambil dalam SPMB

aku satu di antara yang duduk di bangku kuliah itu

satu orang yang membuat tangis ribuan orang

untuk sebuah nama terpajang di koran

semoga ribuan itu merelakannya

terkutuklah aku, pikirku

jika aku, satu orang itu

membalas tangis mereka dengan kesewanangan

ini amanah Dho

Dia memberikan kamu kesempatan duduk di kursi itu

untuk ribuan, jutaan orang yang tidak sempat duduk

apakah akan kau nikmati sendiri hasilnya?

tataplah tajam ribuan orang itu

pejuang pejuang tangguh di antaranya

mencari makan di pasar, berangkat gelap pulang petang

mereka tidak malas Dho

itu saudara-saudaramu Dho

tanganmu yang kan memeluk mereka

mengangkat dan mendudukkan mereka

lihatlah mereka, mereka tidak menyerah

sudah terasa berat amanahmu Dho?

atau kamu masih ingin tertawa dalam togamu?

membanggakan gelarmu yang bagiku sampah itu

amanah

tiada butuh terjemah Dho!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar