harapan
semua orang mempunyai harapan
harapan
amunisi untuk tetap singgahi dunia
harapan tinggi harapan rendah
dimana aku berada?
.
harapanmu
padaku, setengah adam
ya, tertatih menggapai mimpi
aku bahkan berhenti pada satu sisi
menatap yang terjadi di awal kejadian
.
bukan diri ini yang kuderita
tak lagi sakit kurasa raga
hanya hatiku tak sanggup lagi
tuk mengulang menyedihimu
bukan ku tak ingin kau menutupi sedihmu
menengok ke belakang hanya ada sunyi
melangkah ke tujuan bahkan tak pasti
yang kau tatap hanya aku di depanmu
lelaki yang menggores dalam perih
.
ini terjadi
mendapati diri
tak terbawa mati
seakan hidup tak berarti
dan dunia menjadi bertepi
di ujungnya aku berdiri
.
terucap tapi terbunuh di hati
teriak tapi semua seakan sunyi
dan hanya aku mendengar rintih
.
“waktu hujan turun, di sudut gelap mataku
begitu derasnya, kan kucoba bertahan”
siapa itu yang mengecewakanmu?
hanyalah debu tertiup angin
..
mardaris, terhantam badai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar