terlahir dari keluarga sederhana
bertumbuh penuh luka tubuh
belajar namun tak pernah pintar
berkarya tak mengejar harta
dan ketika satu dari sekian alasan itu
kemudian dunia mencampakan
aku akan lantang tertawa
“hanya karena prinsipku, aku ada”
.
aku bisa berpura pada dunia
aku bisa bersandiwara untuk sebuah cinta
lebih baik aku berkata
apalah arti dunia, apalah arti cinta
aku punya Yang Maha Kuasa.
mardaris, pagi hari di kota Makassar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar