kata orang tua, "seseorang menyesali masa mudanya bukan karena hal yang telah dilakukannya, dia akan menyesal pada hal yang seharusnya dilakukan tetapi tidak dilakukan. waktu tidak mungkin terulang kembali." so, bagaimana denganmu? haruskah kau pendam action-mu, tuk sekadar menyatakan cintamu?
namun terkadang hal sulit yang menghadang saat muda adalah, menyatakan pendapat/perasaan secara tulus pada seseorang yang bisa membuat hati berdebar. bukanlah hal memalukan jika toh akhirnya hanya menjadi seorang "pemuja rahasia" kata eros sheilaon7. rahasia itu hanya hati yang tau, selama belum terucap tentunya. keyakian hati dan intuisi mungkin jawaban atau tempat berteduh yang tepat untuk menentukan langkah selanjutnya, nyatakan atau dipuja.
ada satu cerita dalam salah satu edisi chikensoup, bercerita tentang seseorang yang tak bisa mengungkapkan perasaannya pada wanita, hingga tahun berganti dan mereka tak muda lagi. akhir cerita menyatakan bahwa sebenarnya sang wanita juga suka pada si pria, namun tak pernah rasa mereka diungkapkan. mereka sudah tua, sudah punya keluarga dan kehidupan yang baru, namun mereka tak bisa mengulang masa itu lagi walau sebenarnya mereka masih memendam rasa.
memiliki kehilangan, begitu nyanyian Noe Letto. kita tak bisa kehilangan sesuatu yang tak pernah kita miliki "rasa kehilangan hanya akan ada, saat kau pernah merasa memilikinya."
pemuda, kau punya apa tuk wanitamu saat ini?
tampan, hati, kebaikan, kesombongan, kekayaan atau janji apakah yang kan kau berikan padanya?
punyakah kau kemauan tuk menyatakan, karena kesempatan telah kau miliki sejak lama.
selamat berjuang!
pemuja rahasia,
mardaris.blogspot.com
karena ceritamu bersambung (sebelumnya cuma sampai poin 3, trus ditambahi) maka, komentarku juga mo ta tambah dikit:
dimana di dunia ini ndak ada yang abadi.. begitu juga dengan rasa ini.. namun saat rasa itu datang maka kejarlah.. meski dibelakangnya tersimpan pisau yang siap menghujam mu (kahlil gibran)!!
mutje,
cinta itu bagai cahaya, semakin dia terang, semakin gelap bayangan yang dihasilkan.
cinta bukanlah bayangan yang selalu mengikutimu, yang pergi saat tiada cahaya.
ingatlah, kau terlahir juga karena cinta, terbalut dalam dekapan nafsu. hehehe...
berusahalah pemuda!
sumpah (aku) pemuda,
mardaris.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar